Suriah Desak PBB Hentikan Serangan Koalisi AS

Ilustrasi Darayya pasca dihantam serangan udara Foto: Xinhua

SURIAH – Suriah telah meminta PBB untuk menghentikan serangan koalisi pimpinan AS terhadap warga sipil setelah lebih dari 12 orang tewas dalam serangan udara terpisah di seluruh negeri.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke Sekretaris Jenderal PBB António Guterres dan ketua Dewan Keamanan pada hari Minggu (12/11/2017),  Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Suriah menyuarakan kecaman keras atas tindakan koalisi tersebut terhadap warga sipil.

Dalam surat tersebut, Suriah mengecam banyak pihak yang mengklaim peduli terhadap peraturan hukum dan hak asasi manusia namun menutup mata terhadap kekejaman yang dilakukan oleh koalisi di provinsi Raqqah dan Dayr al-Zawr.

Dalam surat tersebut juga meminta DK PBB untuk  tanggung jawab  melestarikan perdamaian dan keamanan internasional dan segera melakukan tindakan untuk menghentikan kejahatan brutal yang dilakukan oleh koalisi ilegal melawan warga sipil yang tidak bersalah dan mencegah lebih banyak kejahatan terjadi.

 

Menurut kantor berita resmi Suriah SANA pada hari Minggu, setidaknya 10 warga sipil kehilangan nyawa mereka saat pesawat militer pimpinan AS membombardir desa al-Duwaiji di distrik Tal Shaer, Propinsi Dayr al-Zawr, dekat perbatasan dengan Irak.

Sedikitnya enam orang juga kehilangan nyawa ketika sebuah daerah pemukiman di desa al-Da’ij di Provinsi Hasakah dilanda jet tempur yang dipimpin AS.

Koalisi pimpinan AS telah melakukan serangan udara terhadap apa yang dikatakan sebagai target Daesh di Suriah sejak September 2014 tanpa ada otorisasi dari pemerintah Damaskus atau sebuah mandat PBB.

 

Advertisement