Synergi Indonesia Gelar Seminar Sehari Tentang Regulasi CSR

JAKARTA –  Seminar dengan tema “CSR Beyond Regulation, Perlukah CSR diregulasikan” diadakan Synergy Indonesia,  sebuah lembaga penggiat CSR, pada Rabu (8/11/2017).

Pembicara yang dihadirkan pada acara yang digelar di Wisma 76 ini antara lain Bapak W. Aris Darmono (praktisi csr), Bapak Siddharta Moersjid (kadin pusat) , Bapak Silverius Oscar Unggul (yayasn telapak) atau dan Bapak Yuli Pujihardi (direktur dompet dhuafa university).

Sekitar 80 orang peserta yang terdiri dari para praktisi, akademisi dan juga mahasiswa mengikuti acara yang terkait dengan keinginan beberapa pihak untuk mengatur secara rinci dan detail pengaturan CSR kepada perusahaan dan/atau organisasi lain.

“Synergy Indonesia khawatir bilamana nafsu syahwat penyelenggaran Negara diumbar sehingga perlu ada tekanan-tekanan kepada mereka  agar tidak mempergunakan CSR sebagai tools  memaksa perusahaan tanpa terkecuali,” ujar Ariefianty chahyana, Direktur Eksekutif Synergy Indonesia dalam sambutannya.

Dalam hal ini, Synergy Indonesia mendukung dibentuknya Badan/Forum yang dibentuk oleh Presiden Republik Indonesia yang mempunyai tugas untuk melakukan koordinasi dan juga pengintegrasian seluruh program CSR yang ada di Indonesia untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.

Advertisement