BANYUASIN – Kapal Tongkang besar “Santika 88” yang dinahkodai Kartosom menabrak kapal motor nelayan “Dua Saudara” dinahkodai Ajedin (35) di perairan Palembang.
Kapolres Banyuasin, AKBP Andri Sudarmadi SIK SH menjelaskan, berdasarkan informasi dari perwira jaga mualim II, saat itu kapal Tongkang Besar berlayar dari perairan Jambi menuju perairan Palembang.
Saat melintas di perairan Sei Semilang, cuaca buruk, angin kencang dan ombak tinggi dengan ketinggian sekitar 1,5 meter dari lambung sebelah kiri sehingga tidak terlihat jika ada kapal atau motor nelayan.
Akibat tabrakan itu, motor nelayan tenggelam dan Ajedin, nahkoda motor nelayan tersebut tenggelam dan sampai saat ini belum diketemukan.
Korban selamat adalah Deni (31), Riki (14) dan Ipan (15), ketiganya nelayan ini merupakan warga Lorong Pundak 2, Sungsang 2, Kecamatan Banyuasin II.
Dikutip dari Palembang Ekspress, pencarian korban mengerahkan 6 personil Sat Polair Banyuasin dan 13 personil Dit Polair Polda Sumsel serta nelayan setempat. Pencarian agak terkendala cuaca buruk.





