AMMAN – Dana bantuan sebesar 1 Juta dolar AS atau setara dengan Rp 13 miliar rupiah (kurs saat ini) diberikan Tahir, pemilik Mayapada Group untuk pengungsi Suriah di Yordania.
Bantuan tersebut disampaikan langsung oleh Tahir saat mengunjungi Kantor Perwakilan Badan Pengungsi PBB UNHCR di Amman, Yordania, Rabu (26/10/2016) sore waktu setempat, seperti dilansir detik.com.
Ia didampingi Duta Besar RI untuk Yordania merangkap otoritas nasional Palestina yang berkedudukan di Amman, Teguh Wardoyo, serta anggota Komisi I DPR RI Charles Honoris beserta sejumlah staf KBRI.
Di hadapan Kepala Kantor UNHCR Yordania Stefano Severe, Tahir mengatakan akan mentransfer uang untuk para pengungsi asal Suriah yang saat ini berada di kamp-kamp pengungsian di Yordania.
Tahir yang masuk ke dalam daftar 10 orang terkaya di dunia versi majalah Forbes ini berharap bantuan tersebut bisa digunakan untuk membantu anak-anak pengungsi dan masalah kesehatan yang dialami para pengungsi. “Intinya saya akan membantu apa yang dibutuhkan para pengungsi di Yordania,” harapnya.
Sebelumnya dia sudah mengeluarkan uang lewat Tahir Fondation sebesar 2 juta dolar AS untuk bantuan global.
Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak UNHCR setidaknya ada sekitar 650.000 pengungsi Suriah yang terdaftar oleh PBB di Yordania. Sementara berdasarkan informasi yang diperoleh detikcom dari Dubes RI untuk Yordania Teguh Wardoyo, angka ini diperkirakan akan bertambah mengingat masih ada sekitar 70.000 pengungsi asal Suriah yang masih terkatung-katung di perbatasan.
“Mereka tidak bisa menyeberang ke Yordania karena jalurnya tertutup akibat peperangan yang sedang berkecamuk di wilayah perbatasan antara Suriah dan Yordania,” terang Wardoyo.





