CINA – Seorang anak laki-laki, Li Zhenglu harus menjalani hidupnya dengan mengidap penyakit tumor mata ganas yang muncul setelah ia sempat terjatuh ketika bermain.
Li Zhenglu yang berasal dari Kabupaten Yanggu di Cina timur, mata kanannya sempat diangkat tahun 2016 oleh petugas medis setelah dia secara tidak sengaja jatuh dan bola matanya rusak.
Setelah itu ia diizinkan pulang ke rumah, namun keluarganya yang miskin tidak dapat membeli antibiotik secara terus-menerus yang diperlukan untuk mencegah infeksi.
Pada bulan Maret, mata Zhenglu mulai menderita pertumbuhan tumor ganas sel kecil. Ini berkembang tanpa terkendali dengan kecepatan yang mengkhawatirkan selama dua bulan sebelum akhirnya orang tuanya membawanya ke ahli di Rumah Sakit Qilu di Universitas Shandong.
Dokter di rumah sakit tertegun bahwa orang tua anak laki-laki itu telah menunggu selama itu. Dokter mengatakan tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan untuk Li Zhenglu yang berusia enam tahun, karena menurut dokter tumor yang terus membesar di mata anak tersebut merupakan kesalahan orang tuanya yang menunggu terlalu lama untuk meminta pertolongan.
Seorang dokter yang ditemui Li Zhenglu pun sangat lugas memberikan berita yang memberatkan orang tua Zhenglu dengan mengatakan bahwa dia “tidak dapat mengobatinya”, dan ia menambahkan: “Dokter bukanlah tuhan.” tegas dokter yang tak disebutkan namanya, mengutip Mirror, Senin (22/5/2017).
Beruntung masih ada dokter lain yang akhirnya mau melakukan analisis lebih lanjut untuk melihat apakah tumornya dapat disembuhkan atau tidak.





