Tak Ada Regenerasi, Petani di Sukabumi Akan Habis

ilustrasi/ist

SUKABUMI-Kota Sukabumi mengalami krisis jumlah petani. Apabila 20 tahun ke depan tidak ada regenerasi, kemungkinannya daerah ini tak ada lagi yang bakal menggarap lahan sawah.

Saat ini, jumlah petani di Kota Sukabumi, sebanyak 5.321 orang, mayoritas sudah berusia di atas 50 tahun.

Seperti diberitakan Poskota belum lama ini, Walikota Sukabumi, Mohamad Muraz mengatakan jika dari sekarang tak mencetak generasi muda yang menggarap lahan pertanian, khususnya sawah, maka dikhawatirkan pasokan komoditas pangan kita dalam 20 tahun ke depan akan habis karena sudah tidak ada lagi yang mau menggarap lahan-lahan pertanian.

Untuk mengantisipasi hal itu, Muraz mengharapkan keberadaan Kawasan Agroeduwisata Cikundul, Kecamatan Lembursitu yang merupakan pusat pengembangan pertanian, pendidikan, sekaligus wisata, bisa melahirkan generasi muda yang akan menjadi petani. Muraz menyebutkan jika petani merupakan sebuah pekerjaan mulia karena berdampak memberi makan orang banyak.

Muraz juga mengaku sudah meminta Dinas Pendidikan agar menginstruksikan ke sekolah-sekolah untuk mengurangi kegiatan study tour ke sejumlah tempat wisata di luar daerah. Kegiatan study tour bisa dilakukan di Kawasan Agroeduwisata yang jelas-jelas akan mendorong siswa untuk mencintai sektor pertanian.

 

Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Sukabumi Kardina Karsoedi menyebutkan jumlah petani di Kota Sukabumi saat ini sebanyak 5.321 orang. Rata-rata usianya mayoritas sudah di atas 50 tahun.

Advertisement