JAKARTA – Selain netizen ramai main sosial media (Sosmed) hanya untuk pamer kegiatan atau traveling ke tempat bagus, ternyata masih banyak yang menggunakannya untuk kebaikan. Mereka menggunakan sosmed untuk membantu orang lain.
Salah satu contohnya adalah komunitas Ketimbang Ngemis. Seperti yang mereka lakukan dengan membantu Nenek Atjah (ktbs.in/nenekatjah).
Nenek Atjah, 85 tahun, sehari-hari bekerja sebagai penjual lontong dan gorengan keliling. Beliau hidup di kontrakan daerah Sukabumi yang letaknya tidak jauh dari TPU Sukabumi Selatan belakang SDN Sukabumi Selatan.
Bersama 1 putra dan 2 cucu, Nenek Atjah tinggal di kontrakan ukuran sekitar 3 x 5 meter yang disewanya Rp. 1.500.000/thn dengan listrik Rp 100.000/bln.
Beliau masih harus membeli air pada tetangganya Rp. 500/ember untuk mandi, mencuci dan memasak.
Untuk MCK, keluarga Nenek Atjah menggunakan toilet umum yang tidak jauh dari rumahnya, dan juga harus membayar air yang digunakan.
Komunitas Ketimbang Ngemis mengajak netizen untuk membantu Nenek Atjah membayar biaya sewa lapak, alat masak, dan membangun MCK, Penggalangan dana untuk Nenek Atjah dilakukan melalui Kitabisa.com dan disebar melalui facebook Ketimbang Ngemis Jakarta dan instagram @ketimbang.ngemis.jakarta, dalam waktu kurang dari seminggu, terkumpul 8,4 juta dari target 7,5 juta. Bukti nyata kekuatan sosmed untuk mengajak orang berbuat baik.
Gerakan seperti ini harus diperbanyak agar lebih banyak kebaikan yang bisa kita sebarkan. Banyak orang menginspirasi di luar sana yang bisa kita bantu, dan sosial media bisa jadi alat yang membantu kita mengajak lebih banyak orang berbuat kebaikan.
Semoga Komunitas Ketimbang Ngemis terus konsisten membantu orang-orang membutuhkan yang ada di sekitar kita.
Yuk share cerita ini agar lebih banyak gerakan/komunitas terinspirasi melakukan hal yang sama. – kitabisa.com





