Tak Kunjung Sejahtera, Pedagang Es ini Digugat Cerai Sang Istri

es
Foto Dok Share If You Care

JAKARTA – Pertumbuhan Kota Depok, Jawa Barat yang pesat ternyata tak sebanding dengan kesejahteraan warganya.Ialah Suparno salah satu orang pinggiran yang belum bisa menikmati kesejahteraan.

Siang itu matahari bersinar terik di depan Mall Margo City, Depok. Pancarannya terasa seperti membakar kulit. Dengan langkah penuh kehati-hatian Suparno berkeliling. Tak ketinggalan box berukuran 90 cm X 60 cm menggantung di bahunya.

Bagi Suparno box berisi potongan es beraneka warna itu merupakan harapan satu-satunya guna menyambung hidup. Selain es, Suparno juga menggantungkan hidupnya dengan tisu, jarum, kunciran, bros dan korek api yang ia jual bersamaan dengan es.

Selama berjulan Suparno hanya mengandalkan satu mata saja karena bola mata kanannya sudah tak lagi berfungsi untuk melihat.Selain di kawasan Margo City Suparno juga kerap menggelar dagangannya di dekat Kampus Gunadarma.

Namun meski sudah kesana-kemari lembaran rupiah yang diterima Suparno hanya cukup untuk menghidupi keluarga kecilnya. Es dagangannya pun bukan milik Suparno, ia masih harus mengambil dari juragan pemilik rumah kontrakan yang ditinggali Suparno di Jalan Nusantara, Depok.

“Bapak sayang sekali dengan istri dan anak-anaknya. Namun, sang istri mau menceraikannya karena hal materi,” tulis netizen bernama Novi Dwi Cahyanti yang memviralkan kehidupan Suparno di akun Share If You Care.

Menurut Novi, Suparno merupakan pribadi yang periang dan dermawan. Suparno kerap memberikan teka-teki kepada anak-anak dan bagi yang bisa menjawab akan diberikan es secara cuma-cuma.

“Ada 3 pelajaran berharga yang saya pelajari dari Bapak, pertama sabar, ikhlas dan bersyukur,” tutup Novi

Advertisement