PONTIANAK – Seorang kakek berusia 60 tahun, Rusdi, warga Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat tewas terbakar api dikediamannya, Selasa (24/1/2017) sekira pukul 05.00 WIB.
Kondisinya yang lumpuh membuat ia tak bisa melarikan diri dari kobaran api yang menghanguskan rumahnya di RT 06/RW 05, Dusun Rasau Tanjung, Desa Rasau Jaya Umum.
Kronologi kejadian dijelaskan Kapolsek Rasau Jaya, AKP Hariono dimana sekitar sejam sebelum api menghanguskan rumah dengan luas 4×6 meter itu, istri korban Marni (50) sempat memasak dan membuatkan kopi untuk Rusdi. Saat itupun Rusdi sudah terbangun dari tidurnya.
“Sebelum pergi kerja di kebun sawit, seperti biasanya istri korban memasak dulu untuk korban. Setelah itu, dia kemudian ke kebun,” ujar Hariono, Selasa siang.
Setelah berada di kebun sawit yang tak jauh dari rumahnya, Marni diberitahu oleh tetangga dan anaknya Sarni (18), bahwa rumah mereka ludes dilalap api. “Marni terkejut, langsung pulang untuk mengetahui kondisi sebenarnya. Apalagi suaminya yang sakit lumpuh itu masih berada di dalam rumah,” ujar Hariono.
Ketika sampai di kawasan rumahnya, Marni hanya bisa pasrah melihat rumahnya sudah rata dengan tanah, hanya tampak puing-puing bekas kebakaran. “Marni juga mendapati suaminya sudah tak bernyawa dalam keadaan terbakar di sekujur tubuh,” terang Hariono.
Dugaan sementara api berasal dari bekas masakan Marni. Api begitu cepat menyebar lantaran bangunan terbuat dari bahan material kayu dan beratapkan daun.
“Untuk kepastian penyebab kebakaran masih kami selidiki. Begitu juga berapa kerugian dari kebakaran ini. Sementara korban kebakaran sudah dikebumikan di dekat rumahnya,” tutur Kapolsek Rasau Jaya, seperti diberitakan Okezone.





