Tanah Gerak di Sumedang, 19 Rumah Terancam Longsor

Bangunan di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pasca terdampak bencana tanah bergerak, Sabtu (2/3/2024). (Foto: Pemprov Jabar)

JAKARTA, KBKNEWS.id – Bencana tanah gerak di Sumedang membuat belasan rumah warga di Dusun Sukaasih, RT 02 RW 06, Desa Cisalak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Sumedang, terancam longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang melaporkan di Desa Cisalak sebanyak 19 unit rumah terancam longsor, akses jalan Cisalak menuju Dusun Marasa terputus. Sedangkan satu unit fasilitas umum mengalami kerusakan berat.

“Sebanyak 19 kepala keluarga atau 44 jiwa mengungsi akibat pergerakan tanah,” ujar Pranata Humas Ahli BPBD Jabar Hadi Rahmat, Senin (5/4/2025), dilansir Republika.co.id.

Hadi mengatakan, petugas masih melakukan asesmen dan evakuasi korban pergerakan tanah di wilayah tersebut serta berkoordinasi dengan PVMBG untuk mengecek kondisi pergerakan tanah. Selain itu, memberikan bantuan kepada para korban.

Sementara itu Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono mengatakan pergerakan tanah mencakup lebar 50 meter dan panjang 200 meter. Akibat kejadian itu, tembok penahan tanah sepanjang 50 meter tinggi 2 meter roboh.

Selain itu, dua bangunan kandang kambing yang masing-masing berukuran 7×6 meter ikut ambruk. Petugas di lapangan melakukan evakuasi dan mengimbau masyarakat waspada terjadi bencana susulan. Apalagi, Akses jalan yang menghubungkan Dusun Cisalak dengan Dusun Marasa pun terputus.

Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan sebanyak 50 buah selimut diserahkan kepada para korban.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here