Tanah Retak Bojonegoro, Satu Rumah Dibongkar

Foto Ilustrasi

BOONEGORO – Satu rumah warga  Kali Gandong di dekat pemukiman warga di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, harus dibongkar akibat tanah retak yang sudah dalam kondisi kritis.

Camat Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Hartono mengatakan meski tanah retak di wilayah tersebut tidak berkembang, namun ada satu rumah warga yang harus dibongkar.

Kepala Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Yutik, membenarkan dan menyebutkan satu rumah milik Wasih (45), yang dihuni empat jiwa terpaksa harus dibongkar karena kondisinya sudah kritis.

Posisi rumah itu, menurut dia, berada di tikungan sungai, sehingga ancaman longsor Kali Gandong akan terus berkembang.  Di sekitar rumah Wasih mulai halaman depan, samping, juga di dalam rumah rumah muncul retakan tanah, bahkan tanah di sekitar rumah bergeser.

“Proses pembongkaran rumah sekarang ini masih berlangsung secara gotong royong dibantu warga. Keluarga Wasih dititipkan ke tetangganya dulu sambil mencari lokasi untuk relokasi rumahnya,” paparnya, diberitakan Antara, Rabu (19/4/2017).

Ia menegaskan sejumlah rumah lainnya yang di lokasi setempat masih aman, meskipun jaraknya hanya berkisar 3-6 meter dari tebing Kali Gandong.

Menurut dia, terjadinya tanah retak di desa setempat berawal dari hujan deras sehari lalu mengakibatkan Kali Gandong airnya meluap. Bersamaan dengan air surut, lanjut dia, muncul retakan dan pergeseran tanah di tepi Kali Gandong terutama di kediaman Wasih.

Advertisement