Tanam, Tuai

Saudaraku, cuma ada tigal hal yang sempurna: Tuhan, judul lagu andra and the backbone, merek rokok. Selebihnya hanyalah berusaha mendekati kesempurnaan.

Janganlah cemburu pada keagungan. Sebagian orang terlahir agung, sebagian lain bisa meraih keagungan. Sisanya menjadi pengikut keagungan. Namun yang diikuti tak mesti lebih sempurna dari pengikut.

Sesungguhnya derajat kesempurnaan pemuka agung ditentukan oleh derajat kesempurnaan pengikutnya. Mutu kepemimpinan suatu negara mencerminkan mutu peradaban bangsanya.

Siapa menanam bunga akan menuai harum. Siapa memilih busuk, akan menuai buruk. Maka, apa yg kau harap dari pemimpinmu telah kau tanamkan benihnya pada dirimu.

Mulai dengan menata karakter diri sekujur, akan menularkan energi positif bagi batur (mitra) sekasur; keberesan batur sekasur akan merapikan batur sedapur; kerapian batur sedapur akan menumbuhkan kebaikan batur sesumur; kebaikan batur sesumur akan menebarkan kemuliaan batur selembur (sekampung); kemuliaan batur selembur akan meninggikan keadaban batur setutur setanah air.

Adapun bagi para pemimpin, apa yang diharap dari rakyatnya telah dipenuhi terlebih dahulu keteladanan dan harapan mereka.

Seorang penguasa bertanya pada sang guru ihwal pengambilan keputusan yg benar: “Kapankah waktu terbaik berbuat sesuatu? Siapa orang terpenting utk bekerjasama? Apakah hal terpenting untuk dikerjakan sepanjang waktu?” Sang guru menjawab: “Waktu terbaik adalah sekarang. Orang terpenting adalah siapa yang menyertaimu. Hal terpenting adalah membahagiakan rakyat sekelilingmu.”

Mendekati kesempurnaan harus dimulai dari perbaikan diri dan persambungan energi positif. Seperti halnya energi negatif bisa menular, begitu pun energi positif. Penyempurnaan kehidupan bersama hrs membuat penularan energi positif lebih kuat dari energi negatif.

Praktik sambung rasa dan pelayanan dgn melakukan apa yg bisa diperbuat saat ini, bersama org-org terdekat, untuk membahagiakan sesama dan rakyat sekitar adalah pangkal kebijaksanaan dan kebahagiaan.

Semua diri adalah mata rantai penyempurnaan. Bila kehidupan ibarat langit malam, semua diri adalah titik-titik bintang yg menaburkan keindahan di cakrawala.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here