TASIKMALAYA– Tahun ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya mengusulkan penambahan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 1.860 orang. Hal ini untuk menutupi kekurangan pegawai khususnya tenaga pendidik.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tasikmalaya Kuswa Wardana menjelaskan sejak tahun 2014 pihaknya sudah membuka tes formasi untuk mengisi kekurangan guru. Namun, hanya cukup mengisi beberapa kekosongan saja. Sehingga belum bisa memenuhi semua kebutuhan sekolah yang masih belum miliki guru PAI.
”Maka kita akan usulkan kembali tahun ini, tidak hanya untuk guru pendidikan agama Islam (PAI) saja. Tetapi guru bimbingan konseling (BK) pun masih kekurangan tenaga pengajar berstatus PNS (Pegawai Negeri Sipil),” ujarnya seperti diberitakan JPNN, Kamis (18/8).
Karena itu, setiap tahun pihaknya terus mengajukan penambahan pegawai. Karena supaya memenuhi kebutuhan guru PAI dan mata pelajaran lain hanya mengandalkan tenaga honorer. “Idealnya itu sesuai dengan pelayan pendidikan, setiap sekolah harus memiliki guru PAI. Maka instansi terkait harus terus berkoordinasi dengan pihak Kemenag maupun sekolah,” terangnya.
Tetapi, untuk menambah kuota pegawai merupakan kewenangan Pemerintah Pusat yakni Kemenpan RB. Sehingga pihaknya hanya menunggu saja. “Kita terus ajukan penambahan pegawai, sebab kita tidak tahu setiap tahun ada saja guru yang pensiun, pindah bahkan meninggal. Maka dari itu, kita ajukan penambahan terus menerus,” tandasnya.




