BANDUNG – Seorang anak berusia 11 tahun, Rachel Herliani (11) harus menahan pedihnya menderita luka bakar di wajahnya karena diceburkan ke dalam wajan berisi minyak goreng panas yang diduga dilakukan nenek tirinya.
Menurut sang ayah, Kusdinan (42), peristiwa nahas tersebut terjadi saat Rachel bersama neneknya yang tinggal berdua di kawasan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat tengah menggoreng makanan tradisional rengginang.
“Rachel saat itu sudah menggoreng tapi tidak selesai masih banyak, karena Rachel ngerasa pusing. Neneknya bilang bereskan. Mungkin marah, wajah Rachel lalu dimasukan ke dalam ketel minyak panas,” ujar Kusdinan, saat ditemui di RS Hasan Sadikin Bandung, Senin (9/10/2017) kepada Antara.
Tetangga yang mendengar teriakan Rachel langsung mendatangi dan melihat Rachel telah pingsan. Usai kejadian tersebut, menurutnya, saudara yang tinggal di Gunung Halu langsung membawa ke Puskesmas sekitar. Rachel kemudian diberikan pertolongan pertama berupa salep luka bakar.
Ia melanjutkan, Rachel sudah tinggal bersama nenek tirinya saat masih berusia 1,5 tahun. Almarhum ayahnya lah yang meminta agar anak ke dua dari empat orang bersaudara tersebut tinggal di Gunung Halu.
Sementara Kusnadi bersama istri dan ketiga anak lainnya tinggal di rumah kontrakan Jalan Lebak, Kiaracondong, Kota Bandung.
Berdasarkan keterangan dokter, luka diderita anaknya cukup parah. Sehingga, dilakukan operasi beberapa kali. Namun, hingga saat ini baru satu kali proses operasi pembersihan dilakukan.
“Kata dokter harus operasi beberapa kali, soalnya lukanya dalem. Baru satu kali operasi Jumat lalu, katanya Kamis ini mau operasi lagi. Saya masuk ke RS Hasan Sadikin pakai SKTM,” katanya.





