Bekasi-Jika tidak ada perubahan, guru dan tenaga kependidikan honorer di Kabupaten Bekasi akan mendapatkan kenaikan insentif di tahun 2017.
Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Asep Saepullah mengatakan hal tersebut.
“Kenaikan insentif tersebut akan diterima guru dan tenaga kependidikan honorer baik di satuan pendidikan PAUD, SD, SMP, SMA/SMK Negeri dan Swasta di daerah setempat,” katanya di Cikarang, Minggu (30/10) diberitakan Antara.
Menurut dia, kenaikan insentif tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan di DPRD Kabupaten Bekasi.
Kenaikan honor tersebut, ucapnya, cukup setimpal jika dibandingkan dengan adanya UMK (Upah Minimun Kabupaten) bagi pekerja di sektor swasta.
“2017 mudah-mudahan barangkali awal untuk perbaikan tenaga honorer di Kabupaten Bekasi,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kabid Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi itu.
Kenaikan insentif tersebut bisa mendorong motivasi para guru dan tenaga honorer untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaannya guru honorer akan dilihat mutu pengajaran di dunia pendidikan. Sehingga pemberian insentif tambahan ini akan merata.
Ini sebagai bentuk kompetensi berkala agar guru honorer juga dapat bersaing dengan yang sudah berstatus pegawai negeri sipil. Hingga layak diangkat menjadi pegawai tetap.
Dengan cara inilah dirasa pantas dan layak diperjuangkan, mengingat tenaga guru di Kabupaten Bekasi masih minim dengan pola pengajaran yang terbilang biasa saja.





