JAKARTA, KBKNEWS.id – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan anggaran sebesar Rp 1 miliar untuk memfasilitasi pemulangan sekitar 300 warga Jawa Barat yang terdampak bencana dan masih berada di wilayah Aceh.
Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung proses mobilisasi warga kembali ke daerah asal setelah pendataan selesai dilakukan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, ratusan warga tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Aceh, termasuk Takengon dan sekitarnya. Banyak di antara mereka mengalami keterbatasan ekonomi sehingga membutuhkan bantuan pemerintah untuk dapat kembali ke Jawa Barat.
“Di sini ada kurang lebih 300 warga Jawa Barat yang akan kembali lagi ke Jawa Barat, dari Takengon dan sekitarnya. Banyak di antara mereka yang tidak memiliki biaya untuk pulang,” ujar Dedi, dikutip dari akun Instagram pribadinya dan dikonfirmasi ulang, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Dedi, anggaran yang disiapkan akan digunakan secara bertahap menyesuaikan dengan kelengkapan data warga terdampak. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan proses pemulangan dilakukan secara terkoordinasi agar berjalan aman dan tertib.
Sebelumnya, Pemprov Jawa Barat telah memfasilitasi pemulangan lebih dari 100 keluarga warga Jabar yang terdampak bencana di Aceh. Pada Sabtu (13/12/2025), sebanyak 47 warga telah diterbangkan kembali ke kampung halaman masing-masing di Sukabumi dan Cirebon.
Meski demikian, Dedi mengonfirmasi masih ada sekitar 25 warga Jawa Barat yang terjebak di wilayah Takengon, Aceh Tengah. Saat ini, pemerintah daerah memprioritaskan upaya penyelamatan dan pemulangan kelompok tersebut, serta warga lain yang masih terisolasi di wilayah Aceh Tengah dan Aceh Utara.
Dalam kesempatan itu, Dedi juga mengingatkan seluruh warga Jawa Barat yang berada di Aceh agar tetap menjaga keselamatan diri serta menghormati masyarakat dan daerah tempat mereka berada.
“Jaga diri, tetap sehat, dan tetap mencintai tanah Aceh. Terima kasih untuk semuanya,” pungkasnya.





