GARUT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut menemukan 150 kantong darah yang rusak dan tidak bisa digunakan akibat banjir bandang di Kabupaten Garut.
Kabag Administrasi dan Umum PMI Kabupaten Garut Miftah Faried mengatakan, 150 kantong darah tersebut tidak dapat digunakan karena sudah tidak steril. Selain itu, alat-alat seperti tempat penyimpanan darah, alat uji saring dan pencocokan darah juga rusak.
Karenanya, hingga hari ini PMI Kabupeten Garut belum bisa melayani proses donor darah. “Hingga sepekan kedepan belum bisa donor darah,” kata Miftah di PMI Kabupaten Garut, Kamis (22/9/2016), dikutip dari PR.
Kendati demikian masyarakat yang membutuhkan darah bisa memintanya ke PMI karena pihaknya baru saja menerima 100 kantong darah dari Bandung dengan berbagai golongan.
“Darah dari Bandung sudah siap pakai. Kami tinggal mencocokkan darahnya saja dengan darah pasien,” ucap ia.
Ia menginformasikan masyarakat yang membutuhkan darah bisa mengambilnya ke RS Guntur, karena operasional PMI Garut untuk sementara dipindahkan ke RS Guntur.





