Terendam Banjir, Sejumlah Masjid di Tolitoli Tak Dapat Digunakan Shalat Tarawih

Ilustrasi Masjid Raya di Pangkalan Sumbar tertutup banjir/ Facebook Sudirman Oncu

TOLITOLI – Selain merendam ribuan rumah, banjir juga merendam sejumlah masjid di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, sejak Sabtu (3/6/2017)  malam sehingga masjid tidak dapat digunakan untuk shalat tarwih.
“Air masuk ke dalam masjid seperti di Masjid Mujahidin di Kelurahan Panasakan, dekat rumah saya,” kata warga Panasakan Pranajaya Rais dihubungi dari Palu, Sabtu malam.

Selain itu kata dia, Masjid Alfatah di Kilometer Satu, Kampung Buol dan Masjid di Perumnas Kelurahan Baru juga terdampak banjir sehingga tidak ada aktivitas ibadah di masjid tersebut.

Dia mengatakan sejumlah masjid yang bebas dari gempuran banjir seperti Masjid Agung, namun jamaahnya merosot tajam, karena warga sibuk menyelematkan diri dari banjir.

Bupati Tolitoli Mohammad Saleh Bantilan yang dihubungi terpisah mengatakan sejumlah masjid di daerahnya saat banjir menerjang kota itu masih melakukan aktivitas seperti biasa khususnya masjid yang bangunannya tinggi seperti Masjid Agung.

“Memang ada beberapa masjid yang rendah, kemungkinan itu terendam banjir. Tapi banyak masjid yang tinggi itu tetap berjalan seperti biasanya,” katanya, dilansir Antara.

Banjir di Tolitoli Sabtu malam merupakan banjir terbesar yang pernah melanda daerah itu.  Banjir tersebut merendam ribuan rumah penduduk dan fasilitas publik. Jalan-jalan raya juga tidak dapat dilintasi karena tertutup banjir.

Advertisement