Terkait Pengungsi Rohingya Bangladesh Tak Harapkan Bantuan AS

Perdana Menteri Bangladesh Syeik Hasina. Foto: BDNews24

DHAKA – Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengatakan bahwa dia berbicara dengan Presiden AS Donald Trump pada hari Senin 918/9/2017) tentang pengungsi Muslim Rohingya yang membanjiri negaranya dari Myanmar, namun dia tidak mengharapkan bantuan darinya karena dia telah menjelaskan bagaimana perasaannya tentang para pengungsi.

Saat Trump meninggalkan sebuah acara yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mereformasi badan dunia, Hasina mengatakan bahwa Trump menghentikannya selama beberapa menit.

“Dia hanya bertanya bagaimana Bangladesh? Saya mengatakan berjalan dengan baik, tapi satu-satunya masalah yang kita hadapi adalah pengungsi dari Myanmar,” kata Hasina seperti dikutip Reuters dalam sebuah wawancara. “Tapi Trump tidak berkomentar tentang pengungsi.”

Respon militer Myanmar terhadap serangan gerilyawan bulan lalu di negara bagian Rakhine membuat 410.000 Muslim Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh. PBB menilai sebagai pembersihan etnis.

“Bangladesh bukan negara kaya … tapi jika kita bisa memberi makan 160 juta orang, kalau ditambah 500 atau 700.000 orang lagi, kita masih sanggup melakukannya,” ungkap Hasina seperti dikutip KBK dari BDNews24, suratkabar Bangladesh.

Advertisement