Terkena Sanksi PBB, Korut Ancam Balas AS Ribuan Kali

Rudal Korut/Foto Reuters
PYONGYANG – Korea Utara telah berjanji untuk membalas dan membuat Amerika Serikat  membayar harga setelah  terkena sanksi baru PBB atas program senjata nuklirnya yang dilarang.

Dalam respon utama pertamanya pada hari Senin (7/8/2017) atas sanksi DK PBB pada Sabtu (5/8/2017) , Korea Utara menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengembangkan program senjata nuklir kontroversialnya.

Kantor berita KCNA yang dikelola negara mengatakan mengancam untuk membuat AS “membayar harga untuk kejahatannya, ribuan kali,” ujar pernyataan tersebut, dilansir BBC.

Berbicara kepada wartawan di sebuah forum regional di ibukota Filipina, Manila, juru bicara Korea Utara Bang Kwang Hyuk mengatakan “Situasi yang memburuk di semenanjung Korea, dan juga masalah nuklir, disebabkan oleh Amerika Serikat,” ungkapnya.

“Kami menegaskan bahwa kami tidak akan pernah menempatkan program rudal nuklir dan balistik kami di meja perundingan, dan tidak akan bergerak sedikit pun untuk memperkuat persenjataan nuklir.” tambahnya.

Advertisement