SUKABUMI – Bencana tanah longsor yang menerjang Kapung Ciwaru, Desa Neglasari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi telah menimbun seorang bayi perempuan, Aura Sartika (14 bulan).
Beruntung, balita tersebut selamat meski mengalami luka-luka karena tertimbun tanah dan lumpur. Ia berhasil diselamatkan oleh warga dan keluarga. Korban langsung dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Nyalindung untuk memperoleh penanganan medis.
“Korban telah memperoleh penanganan medis setelah jiwanya berhasil diselamatkan warga dari reruntuhan bangunan dan gerusan tanah tebing,” kata kepala Badan Logistik dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Usman Susilo.
Ditambahkannya, intensitas hujan tidak hanya memicu terjadi bencana tanah longsor. Tapi menyebabkan sejumlah sungai meluap dan meredam rumah warga. Bahkan dua unit jembatan ambruk diterjang banjir bandang.
Akibatnya, jembatan yang menghubungi warga disejumlah desa di Kecamatan Jampang Kulon dan Kecamatan Jampang Tengah kini tidak bisa dilintasi kendaraan roda dua dan empat.
Aktivitas warga kini terganggu, Ratusan pelajar dibantu warga sekitar terpaksa nekat meniti sisa badan jembatan kendati licin saat dilintasi.
“Warga dan pelajar terpaksa mengambil resiko melintas jembatan dengan meniti bambu dan sisa badan jembatam saat beraktivitas,” ungkapnya, dilansir PR, Rabu (2/11/2016).




