Terumbu Karang Raja Ampat Ditabrak Kapal Pesiar, Perbaikan Butuh Puluhan Tahun

Raja Ampat/ Tempo

JAKARTA – Salah satu tempat wisata kebanggaan Indonesia, Raja Ampat sedang menjadi perbincangan setelah kapal pesiar Inggris, Caledonian Sky menabrak terumbu karang disana.

Bahkan, kerusakan yang ditimbulkan sangat parah dan menurut Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar butuh waktu puluhan tahun untuk memperbaikinya.

“Puluhan tahun ya. Saya sudah coba cek, ada jurnalis eco diver juga. Ada kawan-kawan asosiasi penyelam, mereka bilang sih, paling cepat 20 tahun (untuk memperbaiki)” kata Siti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/3/2017).

Informasi awal kerusakan terumbu karang mencapai 1.600 meter persegi. Namun, dari laporan terbaru kerusakan mencapai 13.522 meter persegi.

“Dalam hitungan KLHK 13.522 meter persegi. Ini data lapangannya,” ucap Siti, dilansir metrotvnews.

Menurutnya kondisi laut sedang surut saat kapal tersebut melintas. Sehingga, karang tergerus dengan keras. Ia menyebut ada dua titik yang rusak pada karang tersebut. Pertama, retak pada individu-individu karang sekitar 305,52 meter. Adapula, patahan yang panjang sepanjang 50 meter dari lebar karang.

Advertisement