JAKARTA – Diatas genangan air hujan yang masuk rumah, Silah tergeletak lemah. Tangannya sudah gemetar untuk melakukan pergerakan. Rambutnya yang telah memutih menandakan umur Silah yang telah renta. Tanpa alas apa pun Silah terbaring.
Di rumahnya yang sudah doyong hampir rubuh, Silah hidup sendirian. ketika hujan tiba gentingnya sudah tak mampu menangkal rembesan air hujan. Dinding rumahnya pun rapuh. Secara fisik batu-bata yang menopang rumah Silah telah lapuk termakan usia, di berbagai sudut donding rumah Silah telah ditopang beberapa kayu penyangga.
Silah merupakan warga RT 26, Rw 06, Dusun Njati, Desa Rejosari, KEcamatan Kebonsari, Madiun, Jawa Timur.Kisah hidup Silah yang susah diusia tua diviralkan oleh netizen bernama Arif Witanto di akun facebooknya.
Menurut Arif kondisi Silah yang memprihatinkan telah lama terjadi namun belum ada uluran tangan dari pihak pemerintah. Sementara Rindoe Humaira, netizen lainnya yang mengomentasi postingan Arif mengatakan bahwa Silah selama ini dirawat oleh adik kandungnya, Sikah yang usianya juga telah lanjut.
Masih menurut Rindoe, Silah memiliki anak namun keberadaannya tak diketahui dan tanpa kabar setelah migrasi ke luar jawa. Sejatinya Silah tak mengidap penyakit apa pun, namun karena usia sudah sepuh Silah hanya bisa terbaring dan pikun.
Keadaan rumah Silah yang selalu tertutup disebabkan lataran Silah yang kerap keluar rumah dengan ngesot. Karena dinilai terlalu membahayakan jiwa Silah, maka pintu utama rumah Silah terlihat selalu tertutup rapat.
“Rumah mbah Silah harus selalu ditutup kecuali kalau untuk dikasih makan dan mandi,” ucap Rindoe dalam komentarnya.





