Tiga Desa di Bengkulu Utara Dilanda Banjir dan Longsor

Ilustrasi Penampakan banjir di Provinsi Bengkulu/ Antara

BENGKULU UTARA – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkulu Utara Eka Hendriyadi mengatakan tiga Desa di Kabupaten Bengkulu Utara terdampak tanah longsor dan banjir akibat hujan deras.

Tiga wilayah tersebut adalah Desa Lubuk Mindai di Kecamatan Ketahun yang mengalami longsor akibat pelapis tebing sepanjang 50 meter ambruk sehingga lapangan futsal tertutup longsor dan menimbulkan kerugian sebesar Rp350 juta. Selain itu terjadi banjir yang melumpuhkan akses jalan antara Kecamatan Ketahun dan Kecamatan Putri Hijau.

Kemudian Desa Karang di Pulau Kecamatan Putri Hijau mengalami banjir yang menggenangi jalan lintas sumatera, merendam empat buah rumah warga, menghanyutkan satu perahu fiber dan satu mesin kapal, serta 16 jaring penangkap ikan, dengan kerugian mencapai Rp192 juta.

“Serta Desa Purwodadi di Kecamatan Arga Makmur terjadi pohon tumbang yang menimpa kios pedang di Pasar Purwodadi Arga Makmur,” ujarnya, dilansir Antara.

Tidak ada korban jiwa, dan jalan nasional yang tergenang banjir masih dapat dilewati oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Advertisement