JAKARTA – Sebanyak tiga kelurahan dari 56 kelurahan di Jakarta Barat, menunggak pembayaran beras miskin (raskin) dan ini bisa berdampak bagi masyarakat miskin karena pendistribusian dari Bulog tersendat.
“Batas pelunasam harus dilakukan hingga akhir 2016. Sebab, kalau tidak segera dilunasi maka pendistribusian dari bulog akan tersendat. Dampaknya merugikan masyarakat penerima raskin,” ujar Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesos) Jakarta Barat, Nuraini Silviana.
Tiga Kelurahan tersebut yaitu Tegal Alur (Kecamatan Kalideres), Mangga Besar (Kecamatan Tamansari) dan Kapuk (Kecamatan Cengkareng).
mengatakan, ketiga kelurahan yang menunggak pembayaran raskin 2016 berdasarkan data dari Bulog terhitung sejak tanggal 15 November 2016.
Ketiganya yakni, Kelurahan Tegal Alur di atas Rp 190 juta, Mangga Besar di atas Rp 19 juta dan Kapuk di atas Rp 102 juta. Tunggakan itu terhitung bulan Agustus dan bahkan ada yang dari bulan September.
“Tunggakan pembayaran raskin 2016 pada tiga kelurahan yang mencapai belasan hingga ratusan juta itu berdasarkan data dari Bulog tertanggal 15 November 2016,” ujar Nuraini, Rabu (16/11).
Untuk itu, demi kelancaran pendistribusian raskin dari Bulog ke Rumah Tangga sasaran, pihaknya telah melayangkan surat teguran pada tiga kelurahan untuk melunasi hingga batas akhir tahun 2016.





