Tiga Warga Korsel Ditembak Mati di Filipina, Diduga Masuk Target Duterte

Penembakan Oklahoma
Ilustrasi/ Foto: galleryhip.com

SEOUL – Seorang pejabat kementerian luar negeri Korea Selatan mengatakan telah ditemukan jenazah tiga warga Korea Selatan dengan luka tembak di kepala di Filipina.

Ketiganya adalah dua pria dan seorang wanita, berusia sekitar 40 tahun lebih dan semua mengalami luka tembak di kepala ketika ditemukan pada Selasa (11/ 10/2016) di Bacolor, Manila.

Diduga, ketiganya sebagai target penembakan besar-besaran yang dilakukan Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah melancarkan kampanye anti-kejahatan terutama terhadap para pengguna narkoba, sejak menjabat pada 30 Juni lalu, di mana lebih dari 3.600 orang telah tewas dalam operasi polisi dan pembunuhan yang diduga main hakim sendiri .

Namun seorang pejabat konsuler Korea Selatan yang bekerja sama dengan pihak berwenang Filipina pada kasus ini, yang menolak disebutkan namanya tersebut mengatakan tidak dapat mengungkapkan siapa tersangka pembunuhan tersebut, dan ia berdalih tidak berwenang berbicara kepada media.

Ia hanya berani mengatakan informasi tambahan jika kaki salah satu korban laki-laki terikat sementara pergelangan tangan wanita juga dalam keadaan diikat.

Sementara itu Kedutaan Filipina di Seoul juga menolak berkomentar. Media Korea Selatan mengatakan jika kasus ini perlu diselidiki, dimana lebih dari sepuluh warga Korea Selatan tewas setiap tahun sejak 2013, kata media Korea Selatan. Demikian dilansir Reuters, Kamis (13/10/2016).

Advertisement