MALAYSIA – Tiga wisatawan China telah ditemukan tewas dan lima, bersama dengan satu anggota awak Malaysia, masih hilang setelah kapal mereka tenggelam di laut lepas pantai Kalimantan, Sabtu (28/1/2017).
Direktur jenderal Ahmad Puzi Ab Kahar mengatakan 20 warga negara China dan dua anggota awak diselamatkan pada hari Minggu (29/1/2017)Â oleh Malaysia Maritime Enforcement Agency.
Kapal pengangkut wisatawan Cina telah gagal untuk tiba di tempat wisata populer pulau Mengalum setelah berangkat Kota Kinabalu, ibukota negara bagian Malaysia timur Sabah, pada hari Sabtu pagi.
Kapten Malaysia yang diselamatkan bersama dengan anggota kru di sekitar 2:00 (0100 EST) pada hari Minggu, mengatakan pada pihak berwenang Ahmad Puzi, bahwa perahu tenggelam setelah rusak di perairan yang ombaknya tinggi.
“Menurut nakhoda, kapal itu ‘rusak’ setelah terkena gelombang yang kuat, dan tenggelam. Semua wisatawan diikat bersama-sama dan terbawa oleh arus,” katanya.
“Kondisi cuaca yang cukup buruk dengan gelombang yang sangat tinggi, yang menimbulkan pertanyaan apakah perahu harus pergi ke laut,” kata menteri keamanan nasional Malaysia Shahidan Kassim, seperti dilansir reuters, Senin (30/1/2017).
Shahidan mengatakan pemerintah akan mengerahkan pencarian untuk mencari orang-orang yang masih hilang. Angkatan Laut Malaysia, polisi maritim dan angkatan udara yang terlibat dalam pencarian, yang meliputi 400 mil laut.
Namun pencarian telah terhambat oleh angin kencang dan perairan berombak.





