Tim Barzah Bantu Selenggarakan Jenazah Pemulung Bantaran Batu Kali Ceper

Tim Barzah bersama warga mengevakuasi jenazah Amsah (58 tahun) Binti Amsar adalah dhuafa dan keluarga pemulung, ia tinggal di bantaran kali Batu Ceper RT 05/01, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang. Foto: Tim Barzah.

JAKARTA (KBK) – Amsah (58 tahun) Binti Amsar adalah dhuafa dan keluarga pemulung, ia tinggal di bantaran kali Batu Ceper RT 05/01, Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang.

Rumah-rumah di bantaran kali tersebut adalah rumah bagunan liar yang mereka bangun sendiri tanpa bayar sewa dan hanya membayar keamanan saja sebanyak Rp.20.000/bulan. Sebanyak 33 KK yang ada di kawasan tersebut memiliki profesi yang sama yaitu sebagai pemulung.

Karena sakit maag akut yang lama diderita, Amsah akhirnya menyerah dan menghadap Allah SWT, Ahad (9/10/2016). Almarhumah tinggal di rumah kotrakan bersama suaminya Adang (55 tahun) yang bekerja sebagai pemulung di kawasan tersebut.

Jasad almarhumah dibawa ke rumah anaknya Andi yang juga mengontrak di Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat untuk di mandikan dan disholatkan. Keluarga sepakat untuk memakamkan janazah almarhumah di pemakaman umum Semanan Kali Deres Jakarta Barat.

Untuk membantu keluarga pemulung ini, Tim Barzah Dompet Dhuafa, bekerja sama dengan pengurus fardhu kifayah setempat untuk membantu pengurusan janazah almarhumah dari rumah duka sampai ke pemakaman.

“Keluarga dan masyarakat sekitar berterimakasih kepada Dompet Dhuafa atas kemudahan dan respon cepat layanan barzah.” ungkap Ustad Madroi kepada KBK, Senin (10/10/2016).

Tim Barzah DD, ungkap Madroi, selain bertugas memberikan layanan barzah, juga bertugas memberikan informasi kepada warga khususnya kawasan kumuh dan dan miskin jika warga sekitar memerlukan layanan mobil janazah bisa langsung telpon layanan Barzah Dompet Dhuafa dengan mudah.

Advertisement