Tinggal di Gubuk Reyot, Buruh Tani di Garut Takut Jika Diterpa Hujan Angin

gubuk milik Omay/ fokusjabar

GARUT – Kemiskinan masih merajalela di  Kabupaten Garut dengan bukti masih banyaknya warga yang tinggal di rumah reyot, yang otomatis dapat membahayakan keselamatan pemiliknya.

Apalagi jika terjadi hujan deras disertai angin kencang yang kerap mengguyur Kabupaten garut dan sekitarnya.

Tokoh pemuda Desa Sukaratu, Deden mengatakan jika salah seorang tetangganya, Omay menjadi salah warga yang rumahnya terancam roboh karena sudah reyot. Omay merupakan buruh tani warga Kampung Panyeredan, RT02/04, Desa Sukaratu, Kecamatan Sucinaraja.

Dengan penghasilan yang tidak tetap, ia tak bisa berbuat apa-apa terhadap rumahnya. Menurut Deden,  tetangga Omay sudah berupaya mencarikan bantuan. Namun hingga kini belum mendapatkannya. Baik itu dari Pemerintah Daerah (Pemda) maupun dari para dermawan.

Akibatnya, meski dihantui rasa kekhawatiran dia terpaksa menempati rumah reyot berukuran 6 x 4 meter itu.

“ Kami sudah berupaya mencari bantuan rehabilitasi rumah. Sayangnya hingga kini belum ada yang terketuk hatinya untuk membantunya,” sebut Deden, Minggu (7/5/2017), dikutip fokusjabar.

Karenanya untuk membantu tetangganya tersebut Deden berharap, Pemda Garut ataupun para dermawan bisa membantu meringankan beban Omay untuk merenovasi tempat tinggalnya sehingga tak ada lagi kekhawatiran jika hujan atau angin kencang melanda wilayahnya.

Advertisement