Tinggi Gedung Milik Arab Saudi ini Digadang akan Kalahkan Burj Khalifah

JAKARTA – Pembangunan Jeddah Tower, atau Kingdom Tower di Arab Saudi, yang diperkirakan menelan biaya 1,5 miliar dollar AS atau Rp 20,5 triliun telah mencapai lantai 63.

Kendati demikian proyek raksasa setinggi 1 kilometer tersebut sempat mengalami penundaan. Bahkan sempat vakum beberapa saat karena kendala teknis yang tak dapat dihindari.

Chief Executive Jeddah Economic Company Mounib Hammoud menjelaskan, penundaan untuk proyek sebesar ini memang tak bisa dihindari. Namun, dia berharap Jeddah Tower dapat segera diselesaikan.

“Mudah-mudahan pada 2020 nanti ini rampung dan bisa digunakan untuk bisnis,” kata Mounib seperti dilansir Reuter (15/2).

Gedung ini lebih tinggi dari Burj Khalifa di Dubai yang setinggi 828 meter. Dia menambahkan, pembangunan proyek akan terus berlanjut meski Arab Saudi tengah berperang melawan korupsi dan menindak tegas pejabat yang tertangkap tangan atau terindikasi terlibat.

Untuk diketahui, Jeddah Economic Company dimiliki bersama oleh Kingdom Holding Co dengan 33 persen saham, dan raksasa konstruksi Saudi Binladin Group, yang memiliki saham 16,6 persen.

Advertisement