Titik Longsor di Perbatasan Kuningan-Ciamis akan Dibuat Terasan Tanah

Ilustrasi/ Jalan pengubung Kuningan-Cirebon amblas/ Radar Cirebon

MAJALENGKA – Pembangunan terasan tanah di Tebing Cipadung Desa Sindangpanji Kecamatan Cikijing Kabupaten Majalengka, atau perbatasan Kuningan-Ciamis yang terkena musibah longsor akan segera dikerjakan.

Pada Selasa (7/5/2019), sejumlah pekerja tengah melakukan penelitian tanah di salah satu titik di Tebing Cipadung yang longsor. Titik tebing yang tengah diteliti itu antara lain berada di KM 52-700.

“Menurut rencana, setelah Lebaran nanti pembangunan terasan tanah akan dilakukan,” ujar seorang pekerja Arif, dikutip PR Online.

Longsor terjadi pada Senin (8/4/2019) dan melanda sembilan titik di Tebing Cipadung mengalami longsor. Musibah ini menyebabkan 24 kendaraan, meliputi 21 mobil dan 3 sepeda motor, terjebak di antara titik-titik longsoran.

Akibat lainnya, jalur utama arus lalu lintas dari Cikijing ke Kuningan maupun arah sebaliknya terputus, tidak bisa dilintasi kendaraan, baik roda empat maupun roda dua.

Waktu itu, arus pun dialihkan sementara melalui jalur alternatif, yaitu dari Cikijing melalui Cidulang, Cipulus, Gunung Sirah, Karanganyar, Parung, Darma, Kuningan. Begitu pula, dari arah sebaliknya, dari Kuningan.

Sedangkan, bagi kendaraan ukuran besar, seperti truk dan bus antarkota dari Tasikmalaya, Ciamis, Cikijing, dan Cirebon, dialihkan sementara antara lain ke jalur Talaga, Maja, Rajagaluh, dan Sumber.

Arus kendaraan kembali normal setelah lima hari kemudian sejak terjadinya musibah longsor.

Advertisement