Tolak Hentikan Perang, Israel Ingin Dirikan Pemerintahan Militer di Gaza

Salah satu gambar Masjid di Gaza yang alami rusak akibat serangan Israel/ foto: AA

YERUSALEM – Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyatakan bahwa Partai Zionis Religius tidak akan menyetujui menghentikan pertempuran di Gaza. Dan, mendukung pemerintahan militer Israel di wilayah tersebut setelah perang.

Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan dengan partai di parlemen Israel, Knesset, seperti yang dilaporkan oleh saluran lokal Channel 12.

Smotrich mengungkapkan bahwa menghentikan perang di Gaza selama dua bulan akan mengakibatkan hilangnya prestasi tentara Israel dan memungkinkan kelompok Palestina Hamas untuk memulihkan kekuatannya.

Hal ini dapat membuka peluang bagi terorisme kembali memasuki daerah tersebut setelah tentara Israel mundur.

Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap laporan media Israel yang menyebutkan bahwa Israel dan Hamas hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata selama dua bulan, termasuk pertukaran tahanan.

“Akan ada kekuasaan militer di Gaza karena itu disepakati oleh kita semua,” kata Smotrich dalam wawancara dengan Channel 12 pada Sabtu (27/1/2024).

Dia juga mengecam Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA). Menurutnya  badan tersebut harus diusir dari Gaza dan Tepi Barat.

Israel menuduh beberapa karyawan UNRWA terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here