Topan Ava Landa Madagaskar, 29 Tewas

Ilustrasi Topan meranti di Taiwan

MADAGASKAR – Sebuah topan yang melanda Madagaskar timur akhir pekan lalu menewaskan setidaknya 29 orang dan melukai tiga lainnya sementara dua orang dilaporkan hilang.

Pihak berwenangmengungkapkan data tersebut  pada hari Senin (8/1/2018), dimana  dijelaskan juga
badai Tropis Ava melewati Madagaskar pada hari Jumat dan Sabtu, menerjang sebagian besar pantai timur pulau itu dengan kecepatan angin antara 140-190 kpj (87-119 mph).

“Laporan sementara tentang topan Ava yang menyerang Madagaskar, (menunjukkan) 29 orang terbunuh,” kata Melisa Venance, petugas komunikasi dari National Office of Risk and Disaster Management, dilansir Reuters.

Wilayah administratif Haute Matsiatra, yang terletak 400 km selatan Antananarivo, mengatakan bahwa di antara mereka yang terbunuh adalah delapan orang dari sebuah keluarga, yang telah berada di sebuah pemakaman pada hari Minggu ketika rumah mereka dilanda tanah longsor.

“Jenazah  itu dicari sepanjang malam, dan jenazah delapan orang, termasuk bayi berusia 11 bulan, dan mayat mayat ditemukan di bawah reruntuhan pada Senin pagi,” kata pos tersebut.

Kantor Nasional Manajemen Risiko dan Bencana sebelumnya pada hari Senin menempatkan korban tewas setidaknya enam orang, dan lebih dari 13.000 orang mengungsi karena topan tersebut.

Juga lebih dari 16.000 murid memiliki kelas yang ditangguhkan sampai Kamis, karena banjir dan risiko tanah longsor.

Pada bulan Maret 2017, Topan Enawo menyerang Madagaskar, menewaskan setidaknya 78 orang di pesisir timur vanili yang memproduksi.

Enawo merusak sekitar 30 persen tanaman di penghasil terbesar di dunia, yang menyumbang hampir setengah dari panen dunia.

Namun, Georges Geeraerts, presiden kelompok eksportir vanili, mengatakan bahwa topan Ava belum menyentuh daerah penghasil vanili dan tidak ada dampak pada produksi.

Advertisement