WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump terancam tertular virus corona setelah dia berkontak dengan dua anggota parlemen yang pernah bersinggungan dengan pasien positif COVID-19.
Atas kabar tersebut, Gedung Putih mengeluarkan pernyataannya, “Presiden belum menerima pemeriksaan COVID-19 karena ia tak pernah melakukan kontak langsung yang lama dengan siapapun yang terkonfirmasi COVID-19 atau memiliki gejalanya,” kata Juru Bicara Gedung Putih Stephanie Grisham, dilansir dari Reuters, Selasa (10/3/2020).
“Presiden dalam keadaan kesehatan yang prima dan tim fisik-nya akan terus memonitor dia.”
Sebelumnya, dua anggota parlemen AS dari Partai Republik, yang sebelumnya berkontak dengan Trump, dilaporkan mengarantina diri, karena keduanya ternyata berkontak dengan pasien positif corona.
Pertama adalah politisi Republik Doig Collins. Ia bertemu dengan Trump dan berjabat tangan, Jumat lalu di markas Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) AS.
Sebuah foto yang diterbitkan Arlanta Constitution Journal menunjukkan keduanya berjabat tangan di bandara. Collins mengaku diberitahu bahwa telah melakukan kontak dengan seseorang yang positif corona dalam sebuah konferensi Februari lalu.
Sedangkan yang kedua adalah, anggota parlemen Matt Gaetz, yang bepergian dengan Trump menggunakan Air Forces One. Ia mengarantina dirinya setelah melakukan kontak dengan pasien terinfeksi yang hadir pada Konferensi Tindakan Politik Konservatif (CPAC) 11 hari lalu.
“Saya telah memutuskan untuk melakukan karantina sendiri karena sangat ingin bersikap hati-hati,” ujar Collins.





