JAKARTA – Presiden AS Donal Trump mengatakan pasukan ISIS berhasil ‘dikalahkan’. Kalimat tersebut terucap merujuk dari ditariknya pasukan AS dari Suriah. Departemen Pertahanan AS mengatakan penarikan pasukan ini merupakan transisi ke “fase berikutnya” dalam kampanye memerangi ISIS, tetapi tidak dijelaskan detailnya.
Sekitar 2.000 tentara AS telah berperan dalam menyapu kekuatan pasukan ISIS di wilayah timur-laut Suriah, namun demikian kekuatan mereka diyakini masih ada.
Tetapi sejumlah pejabat Departemen Pertahanan AS mengatakan masih menghendaki agar pasukan AS tetap dihadirkan di Suriah untuk memastikan ISIS tidak membangun kekuatan kembali.
Ada pula kekhawatiran bahwa penarikan AS ini akan memperbesar pengaruh Rusia dan Iran di Suriah. Trump mengatakan sudah waktunya membawa pasukannya pulang setelah “kemenangan bersejarah” mereka.




