Trump Minta Maaf Telah Meretweet Video Kekerasan Islam

trump-ist
DAVOS – Presiden AS Donald Trump telah meminta maaf untuk pertama kalinya karena telah meretweet video kelompok sayap kanan Inggris yang tampaknya menunjukkan kekerasan Islam, dalam sebuah wawancara ITV yang disiarkan di Inggris pada hari Jumat (26/1/2018).

“Jika Anda mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang rasis yang mengerikan, saya pasti akan meminta maaf jika Anda ingin saya melakukan itu,” katanya kepada Good Morning Britain’s Piers Morgan selama wawancara, yang dilakukan di Davos pada hari Kamis.

Trump memicu kemarahan di Inggris pada bulan November saat dia  secara berurutan meretweet tiga video anti-Muslim yang diposkan oleh Jayda Fransen, wakil pemimpin Britain First yang dihukum pada 2016 karena pelecehan yang dilakukan oleh wanita Muslim dengan kejam.

Morgan menuduh presiden menyebabkan “kecemasan dan kemarahan yang besar di negara saya, karena Inggris pada awalnya adalah sekelompok rasis, fasis.”

“Tentu saja saya tidak tahu itu,” Trump menanggapi dalam kutipan wawancara yang ditayangkan pada hari Jumat.

“Saya tidak tahu apa-apa tentang mereka, saya tidak tahu apa-apa tentang mereka hari ini, selain saya sedikit banyak membaca,” tambahnya.

“Saya melakukan retweet. Ketika Anda melakukan retweet itu, mereka dapat menimbulkan masalah karena Anda tidak pernah tahu siapa yang melakukannya untuk memulai, “kata Presiden kepada Morgan, dikutip AFP.

Advertisement