Tsunami Diprediksi Tiba di Indonesia Mulai 15.00 WITA

Ilustrasi gempa (Foto: Ist)

JAKARTA, KBKNews.id – Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengimbau masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tsunami yang bisa terjadi setelah gempa bumi berkekuatan sangat besar melanda wilayah Kamchatka, Rusia. BMKG telah melakukan analisis mendalam untuk mengidentifikasi area-area di Indonesia yang berisiko terdampak tsunami ini.

Menurut Daryono, gempa di Kamchatka ini termasuk dalam kategori gempa dahsyat, dengan kekuatan antara Magnitudo 8 hingga 9. Ia menjelaskan bahwa patahan dengan mekanisme thrust fold sangat sensitif dalam memicu pergerakan kolom air laut, yang merupakan indikasi kuat terjadinya tsunami.

Pusat Peringatan Dini Tsunami Pasifik (PTCW) yang berlokasi di Hawaii sebelumnya telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Rusia bagian Timur, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, dan Guam. Namun, Indonesia tidak tercantum dalam daftar peringatan tersebut.

Meskipun demikian, BMKG memiliki pemahaman bahwa setiap gempa besar dengan kekuatan di atas Magnitudo 8 yang terjadi di lingkar Pasifik berpotensi mencapai Indonesia. Atas dasar ini, BMKG berinisiatif untuk segera membuat model potensi tsunaminya sendiri.

“BMKG memiliki pemahaman bahwa setiap gempa besar yang ada di lingkar Pasifik dan berkekuatan diatas 8 itu akan sampai ke Indonesia. Maka BMKG berinisiatif langsung memodelkan tsunami,” tutur Daryono dalam konferensi pers, Rabu (30/7/2025).

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa beberapa wilayah di Indonesia berpotensi mengalami tsunami dengan status ancaman “waspada.” Ini berarti tsunami yang terjadi diperkirakan memiliki ketinggian kurang dari 50 sentimeter (setengah meter).

Beberapa wilayah yang berpotensi terdampak beserta estimasi waktu kedatangannya adalah:

Kepulauan Talaud: sekitar pukul 14.52 WITA

Kota Gorontalo: sekitar pukul 16.39 WITA

Halmahera Utara: sekitar pukul 16.04 WIT

Manokwari: sekitar pukul 16.08 WIT

Raja Ampat: sekitar pukul 16.18 WIT

Biak Numfor: sekitar pukul 16.21 WIT

Supiori: sekitar pukul 16.21 WIT

Sorong bagian Utara: sekitar pukul 16.24 WIT

Jayapura: sekitar pukul 16.30 WIT

Sarmi: sekitar pukul 16.30 WIT

Daryono menambahkan bahwa pulau-pulau atau wilayah yang tidak disebutkan secara spesifik namun berdekatan dengan area yang disebutkan di atas juga harus meningkatkan kewaspadaan, karena waktu kedatangan tsunami diperkirakan akan berdekatan atau memiliki dampak yang serupa.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here