SUKABUMI – Kondisi Abidin (9 Tahun), anak penyandang disabilitas sejak lahir sangat memprihatinkan, karena dia mengalami patah tulang paha kiri hingga tulangnya tersebut menonjol keluar.
“Kelahiran anak saya normal usia sembilan bulan kandungan. Saat lahir berat badannya tiga kilogram. Sejak lahir sudah kelihatan disabilitas. Kedua kakinya kecil. Sebelum tulangnya menonjol keluar, kaki sebelah kiri bengkak. Lantas dibawa ke RS Sekarwangi. Setelah dari RS Sekarwangi, bengkaknya hilang tapi muncul tulang nonjol,” ujang sang ayah, Yandi, Selasa (8/1/2019).
Yandi menambahkan, kondisi tersebut dialami Abidin sejak dua bulan ke belakang. Sejak saat itu pula tulang yang patah muncul menembus kulit hingga bisa dilihat dengan mata telanjang.
Luka itu semakin lama terlihat semakin membusuk sampai mengeluarkan bau yang cukup menyengat. Bukan hanya itu, telinga Abidin juga mulai mengeluarkan cairan bening.
Lantaran kondisi ekonomi yang pas-pasan, pasangan Yandi dan Imas, istrinya, warga Kampung Selaawi Girang RT 01/07 Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi tidak bisa memberikan pengobatan yang baik bagi anaknya.
“Sekarang ini lukanya hanya dibalut perban dan diganti setiap tiga hari sekali oleh petugas Puskesmas Ciambar yang datang ke rumah,” lanjut Yandi, dilansir Sukabumiupdate.





