Turki Bersumpah Lindungi Suriah dan Yerusalem

Ilustrasi/ IST

NEW YORK – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki akan terus meningkatkan jumlah zona aman di dalam wilayah Suriah, termasuk bagian timur Sungai Eufrat.

Dalam pidatonya kepada komunitas Turki dan Muslim di New York, yang diorganisir oleh Komite Pengarah Nasional Amerika Turki, Erdogan mengatakan perjuangan Turki akan berlanjut sampai ancaman teror terhadapnya berakhir dan itu akan membasmi geng-geng teror yang mengarah pada masa depan Suriah.

Dalam pidatonya kemudian di yayasan TURKEN, Erdogan mengatakan militer Turki membersihkan area seluas 2.500 mil persegi (4.000 kilometer persegi) dari teroris ISIS dan YPG-PKK sebagai bagian dari operasi  Olive Branch di Suriah.

“Kami akan mengambil langkah yang sama di sebelah timur Efrat.”

Selain Suriah, Erdogan juga bersumpah untuk menjaga kota Yerusalem melawan penjajah.

“Kami tidak akan meninggalkan Yerusalem, qalbah pertama kami kepada para penyerbu dan mereka yang melakukan teror negara terhadap orang Palestina,” katanya.

Turki akan melanjutkan perjuangannya melawan pemerintah AS dan pemerintah Israel melanggar kota suci itu pada tingkat diplomasi “tingkat tertinggi”.

Presiden Turki juga mengkritik Dewan Keamanan PBB karena melayani kepentingan “kekuatan tertentu” daripada bekerja untuk memastikan perdamaian dan stabilitas global.

Erdogan berada di New York untuk Majelis Umum PBB di mana dia akan berpidato di akhir pekan ini.

Advertisement