ISTANBUL – Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan jika Washington harus memahami kekhawatiran Ankara atas kerja sama antara AS dengan organisasi teroris YPG / PKK di Suriah.
Dalam sambutan yang disampaikan ke saluran televisi TGRT, Cavusoglu mengatakan pada Selasa (2/6/2018), “AS harus memahami keprihatinan dan alamat mereka [mereka].” ungkapnya.
Dia mengatakan bahwa salah satu masalahnya adalah kerjasama AS dengan YPG / PKK, sebuah kelompok yang dianggap Turki sebagai ancaman.
“Jika kita sekutu, AS harus melakukan ini. Jika AS tidak melakukan ini, jika tidak menghapus ancaman ini, maka kita harus menghapus ancaman ini,” katanya.
Cavusoglu mengatakan Turki tidak dapat mempercayai AS terutama di Suriah, karena Washington tidak menepati janjinya.
“Ini adalah hak kami untuk mengharapkan dari AS untuk menepati janjinya terlebih dahulu, perlu untuk menghapus YPG dari Manbij. Demikian pula, ia harus memutuskan hubungannya dengan YPG,” katanya.
Dia mengulangi bahwa teroris harus mundur ke sisi timur Sungai Efrat seperti yang dijanjikan sebelumnya. Dia kembali meminta AS untuk tidak mempersenjatai organisasi teroris tersebut.
Turki telah lama menolak dukungan AS untuk teroris PYD / PKK – cabang PKK Suriah, yang telah membawa ribuan nyawa di Turki dimana AS mengklaim bahwa kelompok tersebut adalah “sekutu yang dapat diandalkan” dalam perjuangan melawan ISIS.



