Turki: Iran dan Rusia Bertanggungjawab Hentikan Serangan Rezim Suriah

ilutrasi Pemerintah Suriah serang Daraa/ Reuters

ANKARA – Turki mengatakan Rusia dan Iran bertanggungjawab menghentikan serangan oleh rezim Suriah,  sebagai negara penjamin perdamaian.

Menteri luar negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan pada  Minggu (16/6/2019), beberapa jam setelah serangan rezim Assad pada pos pengamatan Turki di Suriah barat laut.

Sebelumnya Ahad, pasukan rezim Assad menyerang pos pengamatan Turki di Idlib, Suriah- dan dibalas dengan senjata berat.

“Turki tidak akan mentolerir pelecehan rezim di Suriah terhadap tentaranya,” tambah Cavusoglu.

Meskipun Turki dan Rusia telah sepakat untuk menghentikan tindakan agresi dan mengubah Idlib menjadi zona de-eskalasi, rezim Suriah secara konsisten melanggar gencatan senjata, meluncurkan serangan yang sering di dalam zona de-eskalasi.

Suriah telah dikunci dalam perang saudara yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Assad menindak protes pro-demokrasi. Sejak itu, ratusan ribu orang telah terbunuh dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi.

Advertisement