KAMPALA–Badan bantuan Turki menyalurkan bantuan makanan senilai US$ 40 ribu untuk Uganda, Selasa (9/5/2017). Uganda merupakan negara yang menghadapi ancaman pangan akut, terutama di utara.
Berbicara di Kedutaan Besar Turki di ibukota Kampala, Duta Besar Sedef Yavuzalp mengatakan, Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) akan mendistribusikan 32 ton bantuan pangan – termasuk pabrik jagung, beras, kacang, garam, minyak, dan gula – kepada 1.325 keluarga di daerah Kitgum dan Arua di Uganda Utara.
Sekitar 10,9 juta orang di Negara Afrika Timur mengalami ancaman pangan akut, dan 1,6 juta di antaranya berada dalam situasi krisis. Situasi yang memburuk karena La Nina 2016 ini juga menyebabkan sumber air dan padang rumput semakin menipis. Semua faktor ini, kata Yavuzalp, mengakibatkan berkurangnya produksi tanaman pangan dan ternak. “Penurunan persediaan makanan pokok dan kenaikan harga pangan juga memperburuk situasi,” katanya seperti dilansir Anadolu
Yavuzalp menambahkan, TIKA telah melaksanakan proyek di Uganda sejak 2008 di bidang peternakan, pertanian, pendidikan, irigasi, kesehatan, pelatihan kejuruan, dan makanan, antara lain.
Seperti yang disepakati dalam kunjungan Presiden Recep Tayyip Erdogan ke Uganda tahun lalu, “Kami ingin membuka kantor koordinasi TIKA di Kampala sesegera mungkin, sehingga memungkinkan kami untuk menawarkan lebih banyak bantuan dan melaksanakan lebih banyak proyek di Uganda,” tambahnya.




