PEKANBARU – Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memperpanjang libur sekolah selama dua hariĀ pada Senin dan Selasa (16-17/9/2019), karena kualitas udara di kota itu masih buruk.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul JamalĀ mengatakan hasil rapat tim posko darurat asap Minggu sore, semua jenjang sekolah masih hingga universitas diliburkan.
Dalam masa libur ini, orang tua murid diimbau memperhatikan anak-anaknya agar tidak bermain di luar ruangan. Demikian juga kepada kepala sekolah, agar anak berfokus berada di rumah diberikan tugas.
Ia mengatakan edaran tentang libur sekolah sudah langsung disebar lewat pesan singkat melalui telepon seluler ke seluruh kepala sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi.
“Pesan ini bisa langsung cepat menyebar kepada guru, dan diteruskan ke para orangtua murid. Bahkan informasi libur sudah sampai ke beberapa grup media sosial,” tuturnya.
Keputusan libur tersebut, kata dia, akan dievaluasi jika sewaktu-waktu kualitas udara Pekanbaru membaik, dan murid kembali bersekolah.
“Kita berharap hujan akan turun dan bisa memadamkan api, sehingga menyegarkan udara Pekanbaru dan siswa kembali belajar seperti biasa,” katanya.
Data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mencatat kualitas udara sampai Minggu sore pukul 15.00 WIB, masih pada level tidak sehat dengan angka ISPU 139.
Sebelumnya diberitakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan bahwa 5.809 personel disiagakan guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Provinsi Riau.
“Untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan tersebut tersebut disiagakan personel sebanyak 5.809 orang,” kata Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo, dikutip Antara.





