DEPOK – Universitas Indonesia (UI), melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat UI program Aksi UI Untuk Negeri bidang UI Mengajar, telah menyelenggarakan kegiatan pembinaan intensif tanpa dipungut biaya selama kurang lebih 3 bulan yaitu dari tanggal 24 Oktober – 13 Desember 2020. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 10 dan 11 SMA di Depok, dengan jumlah peserta pendaftar berjumlah 52 siswa yang terdiri dari 9 Sekolah.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempersiapkan dan meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2021 mendatang. Selain itu guna menciptakan lingkungan akademik yang kompetitif di sekolah-sekolah SMA Depok.
Program Pembinaan tersebut dilakukan oleh Tim Pengabdi yang terdiri dari Dosen dan juga Mahasiswa Fisika UI. Tim tersebut diketuai oleh Bapak Dr. M. Syamsu Rosid yang merupakan Dosen Fisika FMIPA UI, dan Koordinator tim Juri Fisika OSN maupun tim pembina IPhO (International Physics Olympiad) tingkat SMA. Pembinaan online dengan Aplikasi Zoom Meeting secara intensif dilakukan dengan 2 kali Seminar Motivasi dan 9 Kelas Pembelajaran Materi KSN bidang Fisika SMA.
Rangkaian pertama dimulai dengan seminar motivasi yang diisi oleh Bapak Dr. M. Syamsu Rosid, seminar ini berhasil memotivasi para peserta agar tetap terjaga semangatnya untuk berkompetisi secara sehat dan menigkatkan kompetensinya dalam bidang fisika di tengah kondisi pembelajaran jarak jauh. Ia menyampaikan keutamaan seorang pemuda/ siswa yang menjadikan belajar sebagai sarana untuk bermanfaat bagi orang lain. Selain itu sabar adalah kunci menjaga semangat belajar di tengah kondisi pandemi. Bapak Syamsu memberikan pemahaman tentang apa itu makna penghargaan dan prestasi yang sesungguhnya, serta bagaimana seorang pemuda yang berprestasi dalam olimpiade bisa berkontribusi untuk lingkungan.
Setelah mengikuti seminar motivasi pertama, peserta menjalani kegiatan pembinaan dalam kelas online. Kelas diisi oleh 5 orang pengajar yang merupakan mahasiswa Fisika FMIPA UI yang berpengalaman dalam Olimpiade Fisika. Materi yang diajarkan terdiri dari beberapa topik yaitu adalah Pengukuran (Analisa Dimensi), Kinematika, Dinamika Linear, Dinamika Rotasi, Osilasi, dan juga Gravitasi. Kelas dilakukan sebanyak 9 kelas, dengan mengkombinasikan ujian serta pemberian materi dengan durasi setiap kelasnya selama 4 jam.
Metode pembelajaran yang dilakukan adalah metode diskusi dengan memanfaatkan platform-platform pembelajaran online untuk menunjang kebutuhan penyampaian materi. Pada setiap pertemuan siswa diajak memecahkan solusi permasalahan pada soal-soal fisika, sehingga siswa dapat memahami permasalahan atau fenomena yang diujikan pada soal secara menyeluruh, berbagai macam sudut pandang, dan konsep dasar fisika yang baik. Semua rekaman kelas dan modul pembelajaran pun dikumpulkan serta dibagikan kepada peserta untuk dapat dipelajari ulang setelah program berakhir.
Rangkaian program ditutup dengan seminar motivasi terakhir dengan tema “Tips to Become Outstanding Students in the Olympics”, yang diisi oleh alumni Fisika UI yang merupakan peraih medali Olimpiade Nasional MIPA tingkat mahasiswa dan saat ini sedang menempuh pendidikan beasiswa program Ph.D pada Chemistry Department, Hongkong University of Science and Technology (HKUST) yaitu saudara Muhammad Hasan, S.Si. Siswa mendapat sharing pengalaman sehingga terinspirasi melanjutkan pembelajaran walaupun program ini telah selesai dan bisa mengembangkan bakat dan potensinya dalam bidang olimpiade fisika.
Setelah penutupan progam, para peserta menyampaikan harapan serta kesannya mengikuti program intensif selama kurang lebih 3 bulan pada bentuk sticky notes online platform metroretro. Banyak peserta yang berterimakasih, dan banyak yang memiliki harapan tinggi untuk bisa masuk menjadi mahasiswa di Universitas Indonesia.
“Kaka-kaka pengajarnya keren dan kece parah! Semoga pandemic ini cepat berakhir ya ka, agar bisa bertemu langsung dan seru-seruan. Ilmu yang kaka berikan pasti akan berguna untuk kami semua. Terima kasih banyak ya ka! Semoga tahun depan bisa menyusul kaka-kaka semua masuk UI. Aamiin” ujar Ulayya Thifal salah satu peserta pembinaan.





