UNHCR : Puluhan Ribu Warga Terkurung di Falujjah

Ilustrasi/Ist

JENEWA – Badan urusan pengungsi PBB, UNHCR mengatakan, sekitar 50 ribu warga sipil terperangkap di Fallujah, Irak. Mereka dicegah oleh ISIS untuk melarikan diri dari kota tersebut.

Selain itu, UNHCR juga mengatakan mereka yang berhasil melarikan diri melaporkan beberapa warga kota itu mati kelaparan. Laporan yang sama juga dirilis oleh lembaga pengungsi Norwegia, hasil dari wawancara dengan para pengungsi di sebuah kamp dekat Fallujah.

“Persedian pangan dan logistik minim sekali. Kami mendengar laporan, mereka mengkonsumsi beras kadaluarsa dan kurma kering dan mereka pun harus diet,” kata juru bicara UNHCR, Melissa Fleming dikutip dari AP, Sabtu (28/5).

“Mereka juga sangat bergantung pada sumber air yang tidak aman, termasuk air drainase dari saluran irigasi,” imbuhnya dalam sebuah jumpa pers di Jenewa, Swiss.

Sementara juru bicara UNHCR lainnya, Ariane Rummery mengatakan, sekitar 825 keluarga telah meninggalkan kota tersebut pada Jumat kemarin. Mereka pergi dengan meninggalkan barang-barang mereka dan telah dibawa ke tempat yang aman menggunakan minibus.

 

Advertisement