UNICEF: Anak-Anak Menghirup Udara Beracun

Ilustrasi polusi udara

JAKARTA (KBK) – Sebuah laporan dari UNICEF mengatakan sekitar sepertiga dari dua miliar anak di dunia menghirup udara beracun. Khususnya untuk anak-anak yang tinggal di bagian tenggara dan utara India.

Seperti dilansir AL-Jazeera Rabu (03/11/16) akibat udara beracun anak-anak terancam mengidap kerusakan paru-paru, otak dan organ tubuh lainnya.

UNICEF mencatat ada 300 juta anak-anak yang kini terpapar tingkat polusi enam kali lipat lebih tinggi dari standar WHO. Dikatakan UNICEF ibu kota India, New Delhi  merupakan ibu kota terburuk di dunia dalam hal polusi udara. Musim dingin yang melanda negri itu juga turut meningkatkan polusi mengingat banyak warga yang membakar sampah guna menghangatkan diri.

Dibanding dewasa, anak-anak menghadapi resiko lebih tinggi terkena polusi karena anak-anak bernapas dua kali lebih cepat. Sementara sistem kekebalan tubuh mereka masih rentan.

“Dampaknya sangat mengejutkan. Selain itu 600.000 anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena penyakit polusi udara,” kata Anthony Lake, direktur eksekutif UNICEF, seperti yang tertulis dalam laporan yang dirilis selasa lalu.

Advertisement