Warga Terdampak Bandara Kulonprogo Pilih Uang Dibanding Relokasi

Ilustrasi pembuatan bandara Kulonprogo/ Tribunnews

YOGYAKARTA – Terkait pembuatan Bandara di Kulonprogo, Pemerintah Daerah DIY terus mematangkan rencana relokasi 518 warga terdampak.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda DIY, Gatot Saptadi mengatakan dari hasil sosialisasi yang dilakukan mayoritas warga memilih uang daripada relokasi dari PT Angkasa Pura.

Meski demikian uang penggantian nantinya tidak akan diberikan langsung kepada masyarakat namun tetap dikelola oleh Pemda DIY untuk mempersiapkan relokasi.

“Banyak yang pakai pola kita ternyata njukuk duit kabeh (ambil uang semua) jadi kita kelola sama-sama,” ujar Gatot, Rabu (2/11/2016), seperti dikutip dari Tribun Jogja.

Menurutnya masih ada sekitar 30 orang yang belum menentukan pilihan, sementara yang lain sudah menyepakati relokasi dengan menggunakan uang.

Nantinya di tempat relokasi yang baru masyarakat akan diberdayakan dengan membangun basis komunitas, sebagai fasilitatornya akan mengajak eks rekompak yang sudah berpengalaman dalam menangani relokasi.

“Tinggal implementasi di lapangan, yakni membangun berbasis mandiri, berbasis kelompok, warga mau cari tukang ya nggak apa-apa. Tapi nanti dia yang mengelola uang, dia yang mengawasi, artinya lebih efisien,” tambah mantan Kepala BPBD DIY tersebut.

Advertisement