BANDUNG – Badan SAR Nasional Bandung menjalin kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat (Jabar)Â dalam tugas penyelamatan manusia yang dilanda musibah di seluruh daerah Jabar.
Kepala BMKG Jabar Tony Agus Widjaya mengatakan kerja sama BMKG ini tugas pokoknya menyampaikan dan menyediakan informasi cuaca, iklim yang dibutuhkan Basarnas.
Ia menuturkan, BMKG yang tugasnya memberikan informasi tentang kondisi cuaca tersebut harus bersinergi dengan Basarnas untuk kelancaran tugas penyelamatan di laut dan darat.
“Kami menyampaikan kepada Basarnas misalkan kecepatan angin di lokasi pencarian tidak mendukung, maka operasi ini ditunda dulu,” katanya, dilansir Antara.
Kepala Kantor Basarnas Bandung, Slamet Riyadi menyatakan, kerjasama dengan BMKG itu untuk mendukung segala kegiatan operasi Basarnas.
BMKG, lanjut dia, memiliki data cuaca hasil pengamatannya yang dibutuhkan Basarnas agar segala operasi dapat berjalan lancar. “Kerja sama ini untuk mendukung operasi SAR tentang kondisi cuaca ekstrem, BMKG yang punya datanya,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut untuk memaksimalkan tugas Basarnas dalam operasi siaga pada musim arus mudik dan balik Lebaran.
Basarnas Bandung, kata dia, telah menyiagakan posko di jalur mudik seperti di Tol Cipali, Limbangan, Cadas Pangeran dan Pangandaran.





