Update Gempa Sukabumi: 14 Rumah dan Dua Sekolah Rusak

0
171
Ilustrasi Kerusakan gempa Sukabumi/ BNPB

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat sebanyak 14 rumah dan dua sekolah rusak akibat gempa Sukabumi tadi pagi.

Kerusakan tersebut merupakan catatan hingga pukul 16.00 WIB. “Dari 15 unit bangunan yang rusak tersebut 14 unit merupakan rumah warga dan dua unit lainnya merupakan ruang kelas dari dua sekolah berbeda,” kata Manager Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna di Sukabumi, Kamis.

Adapun rincian kerusakan tersebut tujuh rumah mengalami rusak ringan dan tujuh rumah lainnya rusak sedang. Kemudian di Kecamatan Kalibunder bangunan SD rusak sedang dan untuk di Kecamatan Parakansalak madrasah tsanawiyah (Mts) rusak ringan.

Menurut Daeng, kerusakan tersebut tersebar di delapan kecamatan yakni Kecamatan Nagrak, Ciambar, Parungkuda, Parakansalak, Simpenan, Sukalarang, Sukaraja dan Kalibunder. Untuk jumlah warga yang terdampak sebanyak 15 kepala keluarga atau 49 jiwa.

Tidak ada korban jiwa pada bencana ini namun satu keluarga yang berjumlah tiga jiwa di Kecamatan Ciambar harus mengungsi karena kondisi rumahnya kurang layak dihuni dan terancam roboh.

Lanjut dia, data kerusakan kemungkinan akan bertambah karena saat ini petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) dan dari BPBD Kabupaten Sukabumi yang dibantu unsur relawan masih melakukan pendataan.

“Untuk nilai kerugian masih dalam tahap perhitungan kemungkinan akan diketahui setelah jumlah kerusakan secara keseluruhan terdata. Mayoritas kerusakan bagian atap dan dinding bangunan,” tambahnya, dilansir Antara.

Daeng mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada antisipasi terjadinya gempa susulan dan jika ada warga yang rumahnya terdampak atau di sekitarnya ada bangunan yang rusak akibat gempa untuk segera melapor ke petugas penanggulangan bencana terdekat.

 

Advertisement div class="td-visible-desktop">