BIMA (KBK) – Setelah menghibur anak-anak korban gempa Aceh di Pidie Jaya di penghujung tahun 2016, kini di awal tahun 2017 pasukan Dongeng Ceria Management (DCM) yang dikomandoi Kak Iman Surahman mendarat di kawasan pengungsi banjir Bima.
“Kali ini, ratusan anak anak korban banjir bandang di Kota Bima mendapatkan dan menikmati program kemah Ceria cerdas Bencana,” kata Kak Iman kepada KBK, Senin (16/1/2017).
Dikatakan Kak Iman, Kemah Ceria ini merupakan Program pendampingan dan edukasi untuk anak Indonesia terutama mereka yang baru saja terkena musibah
Dalam aktivitas Kemah Ceria ini, lanjutnya, DCM tidak sendiri namun didukung oleh Gerak Bareng Community, DSM Bali (Perwakilan Dompet Dhuafa di Bali) dan Kwartir Pramuka di Bima.
“Kita ingin mengedukasi anak Indonesia untuk siap, tabah dan kuat dalam menghadapi bencana. Lewat program ini anak-anak korban bencana dilatih untuk cepat menggali hikmah dari setiap musibah dan masalah yang ada,” jelas Kak Iman.
Harapannya, kelak anak Indonesia terutama yang baru saja terkena bencana atau musibah besar, mereka menjadi cerdas menghadapi bencana.
Dengan demikian, anak tidak akan menjadi korban, malah ikut menjadi relawan di saat terjadi bencana alam sesuai dengan porsinya sebagai anak-anak,” terang Kak Iman.
Untuk kegiatan di Bima, lanjut Kak Iman, melakukan pendampingan anak selama masa tanggap darurat paska banjir bandang, pelaksanaan kegiatan berlangsung selama dua hari, Persami (Perkemahan Sabtu & Minggu), 14-15 Januari 2017, bertempat di halaman SMPN 01 Bima.
“Kelak jika terjadi lagi bencana alam di manapun, pola penanganan anak di pengungsian akan kami terapkan hal seperti ini, sebagai wujud penangananan pengungsian yang ramah anak. Mengubah tenda pengungsian menjadi bumi perkemahan,” pungkas Kak Iman.




